Monday, August 1, 2016

Cara Mengatasi File yang Disembunyikan oleh Virus Shortcut

Dibawah ini ada beberapa Cara Mengatasi File yang Disembunyikan oleh Virus Shortcut, antara lain:
1. Cara Menampilkan File yang Disembunyikan oleh Virus Shortcut ^_^
2. Cara Menghilangkan Virus Shortcut di Flashdisk
3. Cara Tuntas Menghilangkan Virus Shortcut Secara Total
untuk lebih jelasnya bisa lihat solusi-solusi dibawah ini ^_^
Cara Menampilkan File yang Disembunyikan oleh Virus Shortcut
1. Masuk kedalam windows explorer. Untuk lebih mudahnya silahkan tekan tombol windows pada keyboard secara bersamaan dengan huruf “E“.
2. Setelah masuk kedalam windows Explorer, lakukan pengaturan file and folders didalam folder options. Langkah ini bisa sobat lakukan dengan masuk kedalam menu tools, atau dengan cara menekan tombol alt “T“. Setelah itu plih folder options.
3. Setelah window folder options terbuka, pilih tab view dan lakukan pengaturan seperti gambar dibawah ini.
4. Hilangkan centang pada pilihan Hide extentions for known file types dan Hide protected operating system files (Recomended) seperti gambar di atas ^_^
5. Selanjutnya klik OK.

Tenang saja, melakukan pengaturan ini, tidak membuat windows sobat menjadi error. Tujuan menghilangkan centang dari dua pilihan diatas adalah untuk menampilkan file yang di setting dengan attribut super hidden. File jenis ini biasanya digunakan untuk file system. Jadi pastikan sobat tidak menghapus file system ini.

Cara Menghilangkan Virus Shortcut di Flashdisk
1. Tancap atau colokan Flashdisk ke komputer kemudian buka Flashdisk tersebut.
2. Klik "Organize" lalu klik "Folder and search options".
3.Aktifkan "Show hidden files, folders, and drives" lalu unchecklist pada "Hide protected operating system files (Recommended)". Jika muncul notice seperti di bawah, Klik "Yes".
4. Nah, biasanya sampai sini folder yang disembunyikan oleh virus sudah kembali muncul. Hanya saja masih berstatus semi-hidden.
5. Untuk menormalkannya kembali, silahkan buka CMD (Command Prompt). Setelah terbuka, ketik lokasi dimana Flashdisk berada, misal: Drive H, berarti ketik H:
6. Selanjutnya, ketikan attrib -s -r -h /s /d di CMD, seperti gambar di bawah. Kemudian tekan Enter.
7. Sekarang cek Flashdisk kamu, apakah semua folder sudah kembali normal lagi. Jika sudah, silahkan hapus folder yang menurut kamu aneh dan tidak jelas.

Sejatinya, cara di atas hanya berlaku untuk mengembalikan folder yang disembunyikan oleh virus shortcut dan menghilangkan virus shortcut secara sementara. Jika Flashdisk kembali dicolokan ke komputer yang terinfeksi virus shortcut, bisa jadi hal serupa akan terjadi lagi.

Cara Tuntas Menghilangkan Virus Shortcut Secara Total
1. Gunakan antivirus. Fungsi dari antivirus ini adalah selain untuk menghapus file yang terinfeksi oleh virus lain, juga sebagai penangkal seandainya ada virus lain dari flashdisk lain. Saran saya gunakan antivirus yang cukup baik. Bukan antivirus abal – abal. Saya sarankan agar sobat menggunakan antivirus avast. Ada versi free-nya, silahkan download dulu jika memang sobat belum punya.
2. Lakukan proses scanning. Lakukan proses scanning menyeluruh, baik itu pada drive c, drive d, ataupun pada flashdisk yang terinfeksi. Akan lebih baik jika sobat melakukan full scanning. Tungu beberapa saat sampai proses scanning oleh antivirus te;ah selesai. Selanjutnya akan ada laporan tentang beberapa virus yang ditemukan. Dalam hal ini silahkan hapus semua virus yang ada. Sekali lagi, tenang saja. File sobat tidak akan hilang. Karna virus shortcut ini tidak menginfeksi file melainkan hanya menyembunyikan filenya saja.
3. Menghapus bekas file virus didalam flashdisk. Setelah virus dihapus biasanya masih ada file shortcut yang di tinggalkan oleh virus. Cara membersihkannya, buka flashdisk di windows Explorer. Lihat dimana letak drive flashdisk. Apakah di E, F, atau di G. Ingat, jangan sampai salah. Biasanya drive C, digunakan untuk system, D digunakan untuk menyimpan data dan seterusnya. Sekali lagi, pastikan pada drive mana flasdisk-nya.
4. Dalam hal ini misalnya flashdisk berada pada drive F. Untuk melakukan penghapusan, silahkan masuk drive f menggunakan command prompt atau yang biasa dikenal dengan cmd. Caranya masuk ke RUN atau tekan tombol windows bersamaan dengan huruf R, selanjutnya masukkan cmd pada kotak dan enter.
5. Setelah jendela commandpromt terbuka, masuk ke drive F (drive dimana flashdisk terpasang) dengan cara ketik F: dan enter.
6. Setelah sebelah kursor yang berkedip berubah menjadi F:\>_ sobat bisa melakukan penghapusan. Tujuan utama kita adalah melakukan penghapusan file shortcut yang dihasilkan oleh virus. Lakukan penghapusan dengan cara mengetikkan del *.lnk s/ d/ kemudian tekan Enter, jika muncul error, cukup ketikan del *.lnk dan tekan Enter.
7. Dalam tahap ini seharusnya file shortcut yang dihasilkan oleh virus telah hilang. Selanjutnya kita akan menampilkan file yang disembunyikan oleh virus ini dengan cara merubah attributnya menjadi normal atau terlihat dalam mode standar.
8. Masih di dalam Command Promt (cmd). Ketikan lagi drive letter usb kita contoh F: kemudian tekan enter. Ketikan attrib -s -h -r /s /d tekan Enter sekali lagi. (jika muncul error coba hilangkan hanya /d saja atau /s saja).
9. Tunggu proses perubahan attribut ini sampai selesai. Setelah selesai selanjutnya file yang disembunyikan oleh virus shortcut ini sudah bisa tamnpil kembali dalam mode normal.
10. Kembalikan settingan file system ke mode hidden. Tadi di awal kita sudah mencoba untuk menampilkan file yang berattribut supper hidden, nah seperti yang saya bilang di awal tadi biasanya supper hidden ini digunakan untuk menyimpan file system agar tidak terlihat pada mode normal.

File system yang terlihat, dikhawatirkan akan terjadi error jika file system tidak sengaja dihapus. Untuk itu alangkah lebih baik jika file system ini di hidden kembali. Toh yang terpenting, file yang telah disembunyikan oleh virus shortcut sudah berhasil di tampilkan secara normal.
Untuk melakukan hidden file pada file system lakukan langkah seperti diatas:

1. Masuk kedalam windows explorer. Untuk lebih mudahnya silahkan tekan tombol windows pada keyboar secara bersamaan dengan huruf “E”.
2. Setelah masuk kedalam windows Explorer, lakukan pengaturan file and folders didalam folder options. Langkah ini bisa sobat lakukan dengan masuk kedalam menu tools, atau dengan cara menekan tombol alt bersamaan dengan huruf “T”. Setelah itu plih folder options.
3. Setelah window folder options terbuka, pilih tab view dan lakukan pengaturan seperti gambar dibawah ini.
4. Centang kembali pada pilihan Hide extentions for known file types dan Hide protected operating system files (Recomended). Selanjutnya klik OK.

Bagi agan-agan atau sobat yang mau berdonasi silahkan Copy dan Kirim ke:
Alamat Bitcoin dibawah ini:
1DetUmSY38AX4oW7TvYRmT8MKF7NyMAQca

No comments:

Post a Comment